NMIC: Sekedar Wacana atau Kebutuhan?

Oleh: Robert Mangindaan

Pendahuluan

         Pada tanggal 13 November 2012, pihak TNI-AL berkolaborasi dengan  Angkatan Laut Singapore, menyelenggarakan “Maritime Security Seminar” bertempat di hotel Shangri-La, Jakarta. Pada seminar tersebut, pembicara pertama yaitu Kolonel Laut Judijanto Msi, MA. menyampaikan presentasinya yang berjudul “Kerjasama Strategis Pengelolaan Keamanan Maritim di Indonesia”, di dalamnya terdapat suatu gagasan untuk mewujudkan National Maritime Security Information (NMIC).

          Pada siang hari yang sama, penulis bertemu dengan salah satu pakar maritim dari Australia yang ternyata sangat serius, menanggapi gagasan pembentukan pusat informasi keamanan maritim nasional (baca: NMIC). Ada juga beberapa pihak yang sangat serius mempertanyakan detil rencana pembentukannya. Singkatnya, gagasan mengenai NMIC  telah menimbulkan “gejolak” dari berbagai pihak (di luar negeri) yang “terperangah” mendengar rancana tersebut. Betapa tidak? Rencana tersebut akan mengubah lanskap keamanan maritim kawasan Asia tenggara, yang pada gilirannya membawa dampak langsung terhadap upaya untuk menciptakan stabilitas keamanan, dan sudah pasti — besar pula pengaruhnya terhadap globalisasi.

Maaf untuk membaca full akses konten dalam format post artikel silahkan terlebih dahulu mendaftar sebagai anggota milist FKPM –> D A F T A R

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Scroll to top
Share via
Copy link
Powered by Social Snap