Angkatan Laut “Kecil”, “Sedang”, “Besar” dan Peperangan Jejaring Centrik—Ulasan Singkat

Oleh: Budiman Djoko Said

Umum

…..It cannot be emphasized enough that [such a] model (small, medium, hard, soft, brown, blue, modern, pen) is an analytical tool and not one of prediction (atau next force structure, pen). In no way is it claimed that given certain inputs, there must be a specific naval hardware output. The subject being analyzed does not lend itself to forecasts…a much more modest and realistic objective is to expose the complexity of evolving maritime reality through the use of a model which provides a simple but realistic framework for understanding (Michael S. Lindberg, hal 13) [1].

       …..Quantitative results indicate that the smaller navy must fight dispersed and win by outscouting the enemy and attacking him effectively first. This requires a superior scouting capability, effective command & control, and communications (C3), and the ability to deliver sufficient striking power (Yao Ming Tiah, Abstrak Thesis) [2].

Melabelkan Angk Laut negara “A” kecil, sedang atau besar, ditambah kata modern, seperti apa ya jadinya? Peluang perang besar dilaut semakin kecil, perang laut lebih berorientasi ke-litoral. Kapal tempur besar (capital ships) diposisikan jauh dari littoral. Aktor Angk laut inferior menggunakan taktik menyebar, meningkatkan kekuatan tembak (firepower) dan memperkecil ruang yang akan diterobos lawan dengan menciptakan zone maritim khusus dan berbahaya (a.l: zona-zona pep ranjau, pep anti kapal selam, khusus latihan penembakan permukaan, dll~maritime‘s operational zone)[3] atau menjalankan strategi anti akses. Bisakah di-ukur dari anggaran pemerintah [4] atau besar kecilnya alut sista yang dimiliki atau pertimbangan lain? Karena pemiliknya adalah negara kecil, sedang atau akan berkembang (developed, underveloping country, dll—pengertian Ekonomi) atau dalam tahap modernisasi, transformasi atau sebagai Angkatan Laut “lunak” (soft)[5]. Literatur Angk Laut “kecil” banyak membahas tugas (task) sebagai pengapal dan pendarat pasukan, ops perdamaian & kemanusiaan, ops stabilisasi dan ops maritim skala kecil (Till menyebutnya lunak?, pen). Benarkah Angk Laut Singgapore, Selandia baru, Denmark, Portugal, Irlandia, Vietnam, temasuk “kecil”, sebaliknya Belanda, Australia, Canada, Afrika selatan, Korea selatan dan Spanyol berkategori “sedang” (medium). Angk Laut modern mengisyaratkan bahwa kapabilitas kontrol tidak terbatas di-domain maritim (termasuk udara diatas, permukaan, bawah laut, dasar laut & disemua perairan yang bisa dilayari) juga domain cyber (dampak revolusi industry 4.0 & revolution in military affairs, pen) dan domain elektronika magnetik [6].

Maaf untuk membaca full akses konten dalam format post artikel silahkan terlebih dahulu mendaftar sebagai anggota milist FKPM –> D A F T A R

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Share via
Copy link
Powered by Social Snap