Strategi Maritim China di Laut China Selatan: Suatu Dilema

Oleh  Willy F. Sumakul

  1. Pendahuluan.

Tidak ada satupun wilayah perairan didunia ini yang memiliki potensi konflik sedemikian rupa seperti apa yang terdapat di wilayah perairan di Laut China Selatan. Suatu wilayah perairan yang diklaim kepemilikannya sebahagian atau seluruhnya secara serentak dan bersamaan oleh enam negara dengan berbagai argumentasi dan dasar hukum yang sama, ataupun berbeda. Dalam satu dekade terakhir ini Laut China Selatan telah menjadi salah satu titik api konflik paling berbahaya, karena para negara pengklaim telah menunjukkan agresivitasnya untuk mempertahankan posisi masing-masing dalam arti klaim kedaulatan wilayah yang ternyata saling tumpang tindih satu sama lain. China, Vietnam, Taiwan, Filipina, Brunai Darussalam dan Malaysia mengklaim memiliki kedaulatan atas sebahagian atau seluruhnya di Laut China Selatan yang akhir-akhir ini telah mengarah pada ketegangan diplomatik maupun militer. Dorongan utama klaim negara-negara adalah karena  laut tersebut kaya akan sumber daya alam utamanya mineral, minyak dan gas bumi. Semua orang akan mengakui kalau China adalah aktor atau pemain terbesar, dalam konflik ini, sehingga faktor China dianggap sebagai faktor dominan dan penentu kearah mana konflik ini berkembang.

Maaf untuk membaca full akses konten dalam format post artikel silahkan terlebih dahulu mendaftar sebagai anggota milist FKPM –> D A F T A R

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Dr. Antariksa
6 years ago

Terimakasih, bagus.
Maju terus Bro. Selamat menulis demi kepentingan Nasional Republik Indonesia.
Jaya Mahe.

Best Regard

Scroll to top
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Share via
Copy link
Powered by Social Snap