Supremasi Informasi (Intelijen) di Era Globalisasi: Perspektif NKRI

Robert  Mangindaan

1.  Pendahuluan

       Kenali dirimu, kenali musuhmu, maka engkau tidak akan celaka. Diktum yang terkenal itu sudah dipesan oleh Sun Tzu sejak empat abad sebelum Masehi, ditulis dalam buku Seni Perang, dan (nampaknya) masih perlu diperhatikan sampai sekarang ini. Pesan tersebut perlu dipahami dengan baik oleh bangsa Indonesia yang ‘ingin’ dan bertekad untuk dikenal sebagai NKRI. Siapakah yang dimaksudkan dengan bangsa Indonesia (core values), ada dimana mereka (geography), dan mereka punya apa (natural resources)?

Maaf untuk membaca full akses konten dalam format post artikel silahkan terlebih dahulu mendaftar sebagai anggota milist FKPM –> D A F T A R

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
M Harjono Kartohadiprodjo
M Harjono Kartohadiprodjo
3 years ago

Yth. Bp. Robert Mangindaan , Perlu saya tambahkan : Dalam memasuki sistim oprasi RLS, perlu diperhatikan singgah nya kapal2 nasional ke pelabuhan2 tradisional secara tetap dan teratur. Karena disitulah terletak pemukiman UMKM yang ber jumlah 56 juta usaha, yang perlu kita perhatikan dan tingkatkan kinerja usahanya , sehingga terjadi bottom up development . Perlu dipikirkan pula 4(empat) Pusat Suply Nasional, usul: Di Timur Indonesia : Makasar Di Tengah Indonesia : Surabaya dan Jakarta Di. Barat Indonesia. : Batam / sekitar Kuala Namu Supaya jarak angkutan ke daerah2 tidak merupakan masalah dan biaya tinggi, terutama dapat di supply sesuai kebutuhan. Pada… Read more »

M Harjono Kartohadiprodjo
M Harjono Kartohadiprodjo
3 years ago

Yth. Bp. Robert Mangindaan , Saya sebagai mantan pelaku usaha pelayaran ingin menambahkan dalam makalah Anda tentang Pembangunan Dalam Bidang Maritim adalah pentingnya sistim pelayaran REGULAR LINER SERVICE yang ada disempurnakan demi kesejahteraan dan kesatuan budaya, ekonomi dan kekuatan politik Bangsa Indonesia. Terutama didalam menjaga keutuhan wilayah Wawasan Nusantara. Sistim trayek yang dilaksanakan oleh Koninklijke Paketvaart -Maatschappij (KPM) di jaman kolonial Belanda perlu kita teruskan walaupun kita perlu lakukan “kaji ulang ” disesuaikan dengan alam Bangsa Indonesia yang telah merdeka. Di era Orde Baru sebenarnya Pemerintah Indonesia bermaksud melaksanakan RLS, tetapi landasan Pembangunan Nasional adalah Trickle Down Theory Effect dengan… Read more »

Scroll to top
2
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Share via
Copy link
Powered by Social Snap